jadi ayah laksana jadi ibu
![]()
ini bukan sebuah keluhan, tapi sebuah rasa yang saya alami saat menjadi ayah laksana menjadi ibu. sejak anakku faiz lahir hingga berusia dua tahun, faiz ditunggui iparku, tetapi sepekan lalu, iparku harus pulang ke padang. mau tidak mau faiz harus bersamaku dan aku menjaganya bak seorang ibu. aku mulai memperhatikannya sejak ia mulai bangun, hingga ia tidur siang. itu pun diselingin dengan aktivitas minum susu, makan, dan bermain. menjadi ayah laksana ibu membuat kedekatan emosionalku dengan faiz makin kuat. aku menjadi takjub dengan perkembangan anak dari hari ke aku menemukan apa yang disebut orang anak seusianya mengalami masa pertumbuhan yang lebih banyak merekam. ia banyak menirukan apa yang orang dewasa katakan dan kadang membuat kita malu. suatu ketika saat melihat aku tidur-tiduran, ia langsung minta aku bangun dengan bahasa orang dewasa, yang biasa dikatakan istriku, ketika aku malas-malasan bangun.
“yah bangun yah, kok tidur-tidur terus.”
aku hanya tersenyum nyengir mendengarnya. ia memang lagi butuh aku untuk bangun, karena hanya ada aku di sampingnya untuk diajak bermain. keterlaluan bila aku memaksakan diri untuk tidur kendati aku mengantuk sekali..
aku bermain bersamanya, berpikir bagaimana ia bisa tenang dan senang melakukan sesuatu dan bisa kami lakukan bersama-sama. aku juga harus menurut bila ia menyatakan tidak suka dan mengancam dengan tangisan,untuk menunjukkan ketidaksukaannya pada pilihan kita orang dewasa.
cara untuk membuat anak tidur ternyata punya bahasa sendiri. aku harus bisa membuat ia terlelap dengan cara apapun. membuat mengantuk. bisa dengan nyanyian, bisa dengan dongeng,dan banyak hal.
**
yang terbayang dari apa yang kualami adalah tidak saja bagaimana aku waktu kecil dibawah asuhan makku, tetapi juga bagaimana istriku, sis –bunda Faiz– menjaganya hingga tertidur malam hari. itu dilakukan saat sendirian di rumah, karena aku masi kerja hingga larut malam.(*)
Filed under: yang mengalir | Leave a Comment

No Responses Yet to “jadi ayah laksana jadi ibu”